To: the readers..
Ini ff petama aku yang dipublikasiin, mian kalo ceritanya kurang menarik. ^^
Oia jangan lupa koment ya, ok tanpa basa basi lagi.. kita mulai aja
Happy reading..
Author: elf sparkyu ^^
Judul: she is my daugther
Categories: family, TBC, fanfiction, humor and friendship
Tags: Le Di Hae
Super Junior
Miku
Fareon
Yadong
“ Oppa! Kenapa mendadak seperti ini?” bentakku kepada Donghae. “Ommo, sekarang adik oppa ini, sudah bias bentak-bentak oppanya ya?” jawab Donghae dengan senyumannya yang super duper bikin melting.
POV Lee Di Hae
Dengan kecepatan tinggi mobil oppa melaju menuju dorm SUJU. Oia sebelumnya aku akan memperkenalkan diri dulu. Lee Di Hae imnida, adik dari Lee Dong Hae yang ceritanya disini aku anak yang sempat diculik saat baru lahir dan di jual ke Indonesia selama 15 tahun, nama Indonesia ku Nada. Dan sekarang aku sudah diketemukan tepatnya 2 bulan yang lalu. Maka karena itu aku tidak mengerti bahasa Korea, untuk sementara ini, omma menyewa translator untuk memudahkan aku berkomunikasi di sini, di Korea sampai aku bisa berbahasa Korea dengan baik.
“Saeng, oppa tau kamu itu gugupkan untuk bertemu teman- teman oppa?” Tanya Dong Hae menggoda “ Ne, oppa juga tau kan sebelum aku ini di sini, aku itu sudah menjadi elf Indonesia ? Lebih spesifiknya aku ini sparkyu, petals dan fishy J. Tapi karena oppa itu, oppaku aku sudah tidak mau jadi fishy lagi, hihihihi” Bletaakk, tangan Dong Hae mendarat di kepala Di Hae “aww, sakit oppa”
“ Kamu ini, elf bukan? Masa gara- gara oppa ini oppa kamu, kamu tidak jadi fishy lagi!” gumam Dong Hae “ Bukan begitu oppa, aku ini sudah memiliki oppa sepenuhnya, tanpa aku harus nangis- nangis, lari- larian buat ketemu oppa, kalo begitu kan jadi gak ada kesannya jadi fishy! Ya kan ? Tapi tenang aja aku tetap mengidolakanmu oppa J” Di Hae mengacungkan 2 jempolnya ke depan muka Dong Hae. “Aigoo, manis sekali adik oppa ini Ya sudah kita makan siang dulu di restoran seberang saya, oppa lapar sekali” “ Ne..^^”
Author
Suasana di restoran sedang sepi jadi Dong Hae seenggaknya bisa makan dengan tenang. Namun, saat mereka bertiga Dong Hae, Di Hae dan Kak Tara ( translator Di Hae dari Indonesia age 24 tahun) tiba- tiba jadi agak gaduh karena tingkah Di Hae. Ya memang Di Hae masih 15 tahun jadi tingkahnya masih labil.
“Oppa, aku memang sudah berkenalan dan sedikit komunikasi dengan member suju, lalu aku juga beberapa kali tepatnya 3X mention- mentionan dengan Chulie oppa tapi untuk bertemu langsung dengan mereka aku sepertinya harus menyiapkan batin. Dulu saja saat aku tau aku ini adik dari Lee Dong Hae, aku pingsan dan sempat panas dingin 3 hari apalagi ini 10 orang jadi nanti panas dinginnya 3x10= 30 hari… ommo, apa oppa bisa bayangkan?” pintaku sambil merengek- rengek menarik narik kaki oppa yang hanya dibalas dengan tertawa puas darinya “Ya jagiku, tapi omma sedang pergi ke Jepang, pembantu juga lagi pulang, omma menyuruhku untuk menjagamu. Dan besok oppa akan mengisi acara di stasiun TV, jadi kamu harus ikut oppa menginap di dorm selam beberapa hari!” jawab oppa tenang sambil mengelus- ngelus kepalaku.
“ jeongmal oppa? Kenapa harus menginap? Ah, ok ok aku sudah tidak bisa membantah oppa lagi karena itu percuma” “ hahahahaha, baguslah. Ya sudah kau lanjutkan makanmu habis itu kita langsung pergi sebelum tempat ini ramai” sahut Dong Hae sambil senyum evil ala Kyukyu oppa.
POV Dong Hae
Sambil menatapnya yang sedang menyatap makannya aku berkata dalam hati aku sudah berpisah dengan adikku ini selama 15 tahun. Saat bertemu dia sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik walau aku tidak yakin dengan perilakunya yang sepenuhnya baik. Ani, bukan maksudku dia jahat tapi dia terkadang kalo bersikap selalu mengandalkan emosinya. Untung saja dia di Indonesia dibeli oleh keluarga kaya yang aku dengar dia anak satu- satunya yang kedua oarng tuanya sudah meninggal 7 tahun lalu. Kasihan sekali dia, pasti merasa sangat kesepian, tapi aku senang juga bukan aku jahat tapi kalo begitu dia tidak perlu merasa keberatan karena harus meninggalkan keluarganya di sana .
Author
Sesampainya di dorm suju. Mereka lagsung munuju pintu masuk
“ Ya Allah, ku mohon kuatkan diriku. Hanya dalam beberapa menit lagi aku akan bertemu dengan idola ku yang selama ini aku impikan, idamkan dan sayangi tentunya. Apalagi aku akan bertatapan dengan si setan evil dan laki- laki cantik itu. Aku melihatnya dilayar kaca aja sudah membuatku seperti orang gila. Aku harap pertemuan pertama kami aku tidak melakukan hal yang aneh- aneh” pinta Di Hae sambil menuju pintu masuk.
Ting.. tong.. ting.. tong…
“ Aku sedang sibuk coba kamu buka pintunya hyung!” perintah si evil maknae kepada Wookie. “ Yaakk, kau itu sedang bermain game, itu kau bilang penting!” bentak Wookie sambil berjalan menuju pintu. Kreekk…
“ Oh kau hyung, loh 2 perempuan ini siapa hyung?” Tanya Wookie kebingungan. “ Ini adikku Di Hae dan ini translatornya Tara” jelas Dong Hae “ Oh, annyeong Ryewook imnida” sapa Wookie dengan nada menyambut “ Di Hae imnida oppa” “ Tara imnida” tdak lama kemudian Wookie teriak “ Hyung- hyung, dan maknae ku cepat kesini, lihat siapa yang datang” “ Memangnya siapa?” “ Ya siapa Wookie?” Tanya para member sambil menuju ke sini. “ kenalkan Hyung, Kyu, ini adikku yang aku ceritakan dan ini translatornya” “ Tara imnida” “ Ann.. ann… annyeong oppadeul Di Hae imnida” sapa Di Hae sangat gugup. “ Oh, ini Di Hae? Manis sekali, kenalkan nama Indonesia saya Kadir” balas seorang namja yang mendapat julukan angel without wings itu. Tidak mau kalah juga Hyuk mengucapkan” ass wr wb, nama saya Sayang, ya nama saya Sayang” bisa di bayangkan muka Hyuk yang sotoy itu saat mengucapkan kata kata itu?. “ Ya sudah ayo masuk jangan di depan pintu” suruh Teuki. “ Ne, oppa” jawab Di Hae gugup untuk kesekian kalinya.
“ Oia, mereka akan menginap disini untuk beberapa hari” jelas Dong Hae “ tapi hyung kan ga boleh kalo kita membawa nginap perempuan ke sini” ucap Kyu “ Tenang saja, aku sudah minta izin dan dibolehkan lagipula, Di Hae ini adikku bukan pacarku dan Tara itu termasuk temannya kan?”
POV Di Hae
Tuh kan benar dugaanku. Aku sangat gugup saat berhadapan dengan SUPER JUNIOR, ya idola ku dari dulu. Aku sampai tidak bisa berkata- kata saking gugupnya untung aku datang sudah larut malam, memang kami tadi berangkat saja sudah malam, jadi kami hanya berbincang bincang sebentar. Namun aku seprtinya juga bukan berbincang bincang karena aku masih shock dan hanya bisa mengangguk- anggukkan kepala ku kalo di tanya. Lalu aku di suruh tidur dan tahu aku tidur dimana? Di kamar EunHae, ya aku dengan kak Tara tidur di sini, sementara oppa dan hyukppa tidur di kamar member lain. Aku tidak menyangka kalo hidupku akan semenarik ini. Ya Allah kalo emang ini memang mimpi tolong jangan bangunkan aku dulu. Pintaku dalam hati.
Author
Pukul 07.00
Di Hae sedang sarapan dengan ditemani Dong Hae, Wookie dan kak Tara tentunya dan untuk member yang lain jangan ditanya mereka masih pada bermimpi di kamar masing-masing. Karena dia harus berangkat sekolah. Di Hae sekolah di sekolah formal namun dia bersekolah di Indonesian School , jadi pelajaran di sana menggunakan Bahasa Indonesia.
“ Aku berangkat! Ddaadaahhh, oppa, Wookie oppa!” “ Iya hati- hati” jawab Dong Hae dan Wookie berbarengan.
Saat Sore tiba.
“ Aku pulang..” “ Di Hae oppa mu sedang ada urusan jadi pulangnya aga malam”
Yesung angkat bicara saat Di Hae celingukkan mencari oppanya itu. “ Oh, ya sudah tidak apa oppa” jawab Di Hae sambil berlalu.
“ Haaa, lega rasanya kalo habis mandi.. eeiiitttsss tapi tunggu dulu siapa yang ada di sana . Ommo, kyukyu! Aku harus mengobrol dengannya agar lebih dekat.kalo nunggu sampai batinku siap itu pasti terlalu lama lagipula tadi malam aku sudah ditanya- tanya terus olehnya, kalo aku sekarang bertanya pasti tidak apa- apa sekarang juga dia hanya bermain game yang gampang kok jadi aku tidak akan mengganggu dia” pikir Di Hae sambil mengintip Kyu.
“ Oppa, lagi apa?” “ Eh kau sudah pulang ? kau bisa liat sendiri apa yang aku lakukan kan ? “ Iya aku tahu bermain game -,-“ Di Hae menggaruk- garuk tanda bingung apa yang mesti iya obrolkan
“ Oppa, memang benar yak kau ini gamer sejati? Di mana saja, kapan saja setiap ada waktu luang kau selalu bermain game” “ Kau ini berisik sekali ya!” “ Oppa kenapa kau membentakku? Bisa kah kita mengobrol dan kau hentikan permainanmu ini? Aku mohon oppa..” pinta Di Hae sambil melakukan puppy eyes “ Baiklah, aku juga lapar. Begini saja kau buatkan aku sebuah makanan, baru aku akan menghentikan permainanku. Bagaimana?” jelas Kyu dengan nada seperti orang yang lagi ngajakin perjanjian “ Baiklah aku akan membuatkan nasi goreng ala Indonesia , kau tunggu saja, ok?”
“ Entah mengapa setiap 1 kata yang aku ucapkan kepada Kyuppa atau Chullie oppa, dadaku terasa berdengkup kencang.” Pikir Di Hae sambil memotong bawang.
“ Tereeett, ini sudah aku buatkan oppa,. Cepat kesini dan hentikan permainanmu itu” “ Ne, araseo” Kyu sedikit menyesal karena sudah membuat perjanjian konyol tadi. “ gimana oppa? Enakkan?” “lumayan, setidaknya lebih enak dari buatanku. Kau! Duduk sini temani oppa makan” “ Ne.. Oia, bdw oppa kalo di Indonesia kan aku kalo memanggil laki- laki yang lebih tua dengan sebutan Aa, karena orang tua angkatku memiliki keturunan Sunda. Aku juga sudah menerapkan itu tadi pagi dengan Hae oppa. Gimana kalo aku memanggil oppa juga dengan sebutan Aa Kyukyu? ^^ “ Terserah kaulah. Lagian itu terdengar lucu, Aa Kyukyu, hahahaha.. coba Kau panggil aku!” “Aa Kyukyu” jawab Di Hae dengan nada manja. “ Ya sudah kalo sudah selesai oppa, eiitss Aa Kyu taruh saja piringnya nanti aku yang cuci aku mau ke kamar dulu mau internetan ” “ Baiklah” jawab Kyu santai.
“ Aku tidak bisa tidur sudah jam 10 malam begini. Hufft kak Tara sudah tidur lagi. Oia aku sudah 2 hari tidak webcaman dengan miku , faraeon dan tentunya si Yadong yang selalu beryadong ria bersamaku saat di Indonesia . Lagipula besok libur pasti mereka sedang bersama” ucap Di Hae sambil membuka laptopnya.
“ Annyeong jagiiii… aku kangen sekali dengan kalian! Dan kalian tebak aku lagi di mana?” “ Annyeong juga, jagiii.. dimana memang?” tanya mereka bersamaan “ Di dorm suju.dan tau yadong? Aku di kamar siapa? Kamar Eunhyuk dan Aa ku, hihihihi?” “ Jeongmal, ahh.. jagi coba kau liatkan ke kita bagian- bagian kamarnya, bdw Aa? Kau memanggil Haeppa dengan sebutan Aa, jagi?” tanya Si Yadong penasaran. “ Ne, ya ini aku liatkan, bla.. blaa… blaa..” dengan detail Di Hae menjelaskan kepada mereka “ Ommo, kau beruntung sekali” ucap mereka dengan kompak. “ Hahahahahahaha aku juga tidak tahu aku akan bernasib seperti ini” “ Bdw kamu baik- baik saja kan jagi?” tanya miku dengan muka khawatir “ Ne, miku aku baik- baik saja. Bagaimana dengan kalian?” “ Kami juga baik- baik saja, dan lebih baik jika kau ada di sini bersama kami” jawab Fareon sedih. “ Lain waktu kita pasti akan melakukannya lagi tapi tidak sekarang. Karena aku baru 2,5 bulan di sini” ucapku dan tidak terasa air mataku sudah menetes. “ Tapi kau jangan sedih, nanti kami ikut sedih” “ Iya, aku tidak menangis lagi. Oia miku aku akan mengobrol dengan Yeppa, dan mengenalkanmu, begitu dengan fareon tapi aku tidak akan menceritakan kau banyak- banyak dengan Aa Kyu, kau pasti tahu alasanku tapi aku akan menceritakanmu dengan Ummin oppa tenang saja. Dan kau the little angel ku aku akan menceritakan kau dengan Hyuk dan Siwon oppa tapi tidak dengan oppaku! hahahaha, aku berbuat begini agar kelak kalo kalian bertemu mereka kalian akan langsung dikenal dengan mereka. Hihihihihihi” “ Jagi jahat!” balas Fareon dan Yadong dengan kompak “
Makasih, anak miku memang baik” miku menjawab dengan senyum sumringan (miku= sahabat Di Hae yang terkadang pemikirannya seperti orang dewasa makanya Di Hae menganggap dia seperti mimihnya). “ne, ;)” Di Hae pun tersenyum evil untuk Fareon dan Yadong. Akhirnya mereka berbincang bibcang hingga hampir pagi.
“ Saeng bangun! Ayo kita sarapan dulu” suruh Dong Hae “ Nanti saja Aa aku mau tidur saja” “ Tidur jam berapa kau?” “ Entahlah, yang jelas saat Aa pulang aku tahu” jawab Di Hae yang setengah sadar “ Mwo? Aa pulangkan sampe rumah jam 3 pagi! Kau jam segitu belum tidur?” jawab Dong Hae dengan nada yang marah “ Aku abis menghabiskan malam bersama teman- teman ku yang pernah aku ceritakan sama Aa yang ada di Indonesia” “ Baiklah kali ini kau aku maafkan, lain kali jangan sampai bergadang hingga larut lagi! Araseo?” “ Ne…” jawab Di Hae dengan singkat, sambil melanjutkan tidurnya itu.
Author
Hari ini para member Suju tidak ada jadwal sama sekali. Jadi, mereka menghabiskan waktu bersama di dorm dan melakukan beberapa kegiatan seperti makan besar bersama dan karokean.
“Yeeyy.. sekarang giliran Di Hae yang nyanyi, kitakan ingin mendengar suara mu. Ya tidak?” ucap Yesung. “ tapi aku juga mau memberitahu kalian semua jadi mulai sekarang aku akan memanggil kalian dengan sebutan Aa, karena..bla..blaa…blaa” balas Di Hae dengan penjelasan yang sejelas jelasnya.
“ Aa? Lucu juga, itu tidak masalah” “ Ya tidak masalah” “ Malah menurutku itu lucu” jawab para member bersahut- sahutan. “ Baik aku sebutkan ya untuk panggil kalian dengan nama yang aku anggap itu adalah panggilan sayangku, petama Aa Hae, Aa Chullie, Aa Teuki, Aa Icung (Yesung), Aa Wonnie, Aa Ummin, Aa Ndut ( Shindong), Aa Nyuk, Aa Wookie dan Aa Kyukyu. Bagaimana?” ungkap Di Hae dengan nama manja dan melakukan puppy eyes ^.^ . “ Hahaha, aku suka, baiklah sekarang kau harus menyanyi menghibur Aa Aa mu ini, oke?” balas Shindong dan Hyuk secara bersamaan” “ Ne, aku akan menyanyikan Song For You, tapi Aa Nyuk nanti membantu aku dalam bagian reppnya yah?” “ tidak masalah” jawab Hyuk santai. “ Baiklah aku sekalian ingin menyiapkan makanan dulu yah!” ungkap Wookie
Tidak lama kemudian Wookie memanggil para penghuni rumah untuk makan karena makanannya sudah siap.
“ Waww, aku sudah tidak sabar mari kita makan” “ Mari makan semua” ucap Shin Dong memulai makan pertama.
Setelah makan malam dan berkaroke mereka beristirahat dan melakukan hal- hal lainnya. Di balik tembok Di Hae memandang Aa Icung sambil membawa buku, seperti mata- mata yang sedang melakukan tugas dan berkata “ hihihi, sekarang aku akan merasuki Aa Icung untuk mengenalkan siapa Miku, agar dia tahu betapa cintanya Miku dengan dia!” namun sepertinya dia tidak berbakat karena baru dia beradegan seperti spy
tiba- tiba ketahuan oleh Icung “ Yaakk, saeng mengapa kau seperti mata- mata saja? Apa ada yang kau ingin bicara kan dengan Aa?” Teriak Icung yang membuat Di Hae menjadi Salting “ Hehehe, tidak kok A, aku hanya lagi meniru adegan film yang di mainkan oleh Aa Wonnie yang aku tonton kemarin, suer dah” jawab Di Hae sambil menuju sofa yang Icung duduk. “ Aa sedang apa?” Di Hae mengawali pembicaraan “ Kau tidak lihat? Aku sedang membaca buku!” ketus Icung.
“ Kau! Aku kan bertanya baik- baik..” ambek Di Hae “ Oh, apa aku terlalu keras bicara padamu saeng? Maafkan aku, aku sebenarnya sedang pusing saat menerima telepon barusan” “ Telepon?” “ Ne, padahal katanya Rabu besok aku tidak ada jadwal tapi tadi manegerku bilang kalo aku harus mengisi suatu acara. Padahal aku sudah janju dengan keluargaku untuk datang menjenguk mereka dan sekaligus mengenalkan kau” ucap Icung dengan nada lemas “ Mwo? Aku?” “ Ya, karena kan ibu tidak mempunyai anak perempuan aku ingin mengenalkan kau, barangkali kau bisa akrab dengannya saeng! Karena Aa sudah menganggap kau seperti adik sendiri” Jawab Icung Sambil mengelus- elus kepala Di Hae “ Gomawo Aa. Aku sangat sayang padamu jadinya” balas Di Hae dengan muka yang sudah memerah karena malu.
“Aa, tahu tidak aku punya seorang sahabat, dia itu sudah aku anggap seperti kakakku, ommaku pokoknya itulah” “ Lalu?” “ dia juga ELF dan kau tau siapa biasnya? “ Siapa?” “ Kau Aa, dia sangat mengidolakan mu dia itu anaknya baik, pintar pula sastranya. Dan dia itu sampai tidak jajan di sekolah, uangnya ia pakai buat hal- hal yang berkaitan dengan Suju terutama kau” ucap Di Hae sambil merasuki otak Icung “ Jeongmal? Siapa namanya? Lain kali kau bawa kesini!” “ Miku namanya. Pasti, Aa tau tidak dia juga menabung untuk SS4 di Indonesia. Jadi nanti kalo SS4 di Indonesia aku akan ikut dan kau harus menyambut dia, setidaknya kau mengobrol dengannya, memeluknya, mencium keningnya, dan beri dia tatapan mautmu AA, hahahaha” cerocos Di Hae “ Itu hal mudah apalagi untuk teman saeng Aa, tidak masalah” jawab Icung lalu disusul dengan kecupan keningnya untuk Di Hae, lalu mereka lanjutkan obrolan mereka setelah hampir 2 jam mereka berbincang- bincang. Aa Hae memanggil Di Hae untuk tidur karena sudah malam dan Di Hae mengucapkan “ Gomawo Aa atas obrolan ini, ya sudah aku mau ke kamar dulu”
POV Icung
Hahaha, ada ada saja Di Hae itu. Entah mengapa baru beberapa hari aku mengenalnya tapi aku sudah sayang padanya seperti adikku sendiri. Padahal terkadang dia seperti setan kecil yang merasuki otak- otak kami semua. Lalu Miku? Apakah dia benar- benar berkorban seperti itu untukku? Aku jadi ingin bertemu dia setidaknya aku mengobrol dengannya. Oia aku lakukan video call aja. Baik besok aku akan menyuruh Di Hae buat menghubunginya, tidak sekarang karena moodku masih kurang baik.
Pagi- pagi sekali Di Hae bangun untuk membuatkan sarapan untuk Aa aa nya. Sekaligus untuk melancarkan rencananya merasuki Nyuk dan Ummin.
“ Oke, nasi goreng sudah siap, sekarang aku harus memberikan hidangan special untuk Aa Kyukyu, Aa Chullie kemudian tidak lupa untuk melancarkan misi, aku beri Aa Ummin yang spesial, dan aku harus memberi porsi yang pas untuk Aa Nyuk agar dia berkesan kepadaku, hahahaha” ucap Di Hae sambil tersenyum evil ala biasnya tersebut.
“ Waww, kau semua ini yang siapkan Saeng? Dari nasi goreng sampai susu?” tanya Hae takjub “ Ne, bagaimana Aa aku hebat bukan?” “ Ya kita belum tau, dari tampilan si sepertinya enak, tapi tidak tahu rasanya..” sahut Chullie “ Huhh, ya sudah kalian duduk dan rasakan sendiri masakan ku ini” jawab Di Hae sambil cemberut “ Baiikkk… ayo semua makan kenapa masih pada melihat?” ujar Shindong sambil menuju tempat duduk “ Mari makan” teriak semua penghuni rumah. “ Hhm, enak loh” “ Iya, enak” “ Ya sudah Aa aa ku semua kalian makan saja aku mau ke kamar dulu” potong Di Hae sambil trsenyum dan berlalu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar